Sabtu, 20 April 2013

Mencari imamku

aku mulai membuka mataku, aku mulai dengan bismillah. aku sadar akan kesalahanku. Allah menyayangiku, sangat menyayangiku. aku buta, aku murka dan aku sekarang tersadar. Allah mengujiku. Allah menyuruhku membuka katiku. buka pintu tobatku. kesalahnku kepada banyak orang, sifat burukku terhadap banyak orang harus aku akui dan aku meminta maaf. lihat orang tuaku. betapa tulusnya mereka menyayangiku. aku sangat cinta padamu Ya Allah. engkaupun sama sangat menyayangiku. aku mulai semua karenaMu. aku biarkan hatiku mersa seperti ini juga karena rasa ini dariMu. jodohku masih Engkau simpan, tapi aku menyayangi seorang lelaki yang entah ini imamku atu bukan. aku benar-benar mencari imam untuk selamanya. aku buka jalan menuju usiaku ke "20" dengan bismillah dengan tenang dengan aku ingin menjadi lebih baik, aku ingin menjadi istri yang baik untuk suamiku kelak, dan ibu yang baik untuk anak-anakku. disitu akupun dengan bismillah akan menemukan imamku. menemukan imamku untuk mengajariku banyak hal. imamku yang menyayangiku dan selalu membimbingku dijalanMu. terimakasih ya Allah Engkau kuatkan aku tepat seminggu setelah kejadian itu berlalu. terimakasih Ya Allah engkau tenangkan batinku dengan kehairan keluargaku disisiku. Aku yakin Engkau mempunyai rencana inidah dibalik kesedihanku ini. aku selalu mulai tiap langkahku karenaMu. karena rasa bahagiaku berasal dariMu dan rasa sedihku juga dariMu dan aku sebagai hambaMu bersyukur dan menerima jalan ini ya Allah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar